engage your senses

Tip 7: Selalu waspada dan laporkan aktivitas dan email yang mencurigakan

عربى | Bahasa Indonesia简体中文 | Nederlands | Français | Deutsch | English
हिंदी | Magyar | 日本語 | Bahasa Melayu | Português | русский | Español


 


Kami membutuhkan bantuan Anda

Harap luangkan waktu 5 menit dan klik di sini untuk mengikuti survei keamanan siber


Risiko

Salah satu cara yang paling sering digunakan untuk mencuri informasi sensitif (nomor kartu kredit, kata sandi) atau uang adalah dengan mengelabui korban agar mengira permintaan itu memang benar.

Jenis serangan semacam ini disebut Penipuan CEO (CEO Fraud), di mana penjahat dunia maya berpura-pura menjadi CEO atau pejabat eksekutif senior, sehingga memaksa karyawan untuk melakukan sesuatu yang tidak seharusnya mereka lakukan, yang mendorong mereka untuk melewati prosedur kontrol internal.

Penjahat dunia maya tersebut bahkan dapat menelepon Anda di rumah, sering kali berpura-pura sebagai bagian dari bagian IT Givaudan atau organisasi layanan (service desk) lainnya. Bukannya memperbaiki masalah yang ada, mereka malah memasang malware di komputer Anda untuk mencuri data atau uang dari Anda.

Tip Berguna

Selalu pasang sikap curiga ketika seseorang yang tidak Anda kenal atau percayai meminta informasi dari Anda, padahal Anda menganggap itu informasi pribadi atau rahasia.

Jika ada keraguan, coba pastikan dengan manajer atau kolega Anda. Ketika seseorang yang mencurigakan menelepon langsung kepada Anda, mintalah nomor teleponnya untuk menghubunginya kembali – Biasanya cara ini efektif untuk membuat mereka kabur.

Jangan sekali-kali melewati prosedur kebijakan keamanan.

Laporkan setiap aktivitas atau email yang mencurigakan ke bagian Layanan IT Anda atau ke manajer Anda.


Statistik yang Mengerikan

Perusahaan Jerman telah mengalami kerugian jutaan euro akibat tertipu kejahatan terorganisasi dalam sebuah scam yang dinamakan “Penipuan CEO” (CEO Fraud). Penipuan ini menggunakan memo palsu dari pejabat teras eksekutif untuk memperdaya personel akuntansi agar mentransfer dana.

Pada 2017, lebih dari 2,5 miliar arsip bisnis rahasia dilaporkan telah dicuri atau disusupi.

Jumlah korban bagian dukungan teknis telah meningkat sebesar 86% pada 2017.

 

[Reuters] [Gemalto] [ZDnet]