engage your senses

Tip 10: Berhati-hatilah saat berbagi informasi di Internet

عربى | Bahasa Indonesia简体中文 | Nederlands | Français | Deutsch | English
हिंदी | Magyar | 日本語 | Bahasa Melayu | Português | русский | Español


Terima kasih atas waktu Anda.

Ini tip terakhir. Kami sungguh berharap Anda dapat menikmati kampanye ini dan memanfaatkannya tidak hanya di tempat kerja, tetapi juga di rumah. Tip-tip itu akan tetap tersedia secara online untuk referensi Anda.

 

Mohon jangan lupa untuk berpartisipasi dalam survei keamanan siber kami hingga 15 Desember 2018.


 


Kami membutuhkan bantuan Anda

Harap luangkan waktu 5 menit dan klik di sini untuk mengikuti survei keamanan siber


Risiko

Berbagi dokumen dengan penerima yang salah dapat menimbulkan konsekuensi serius:

 

  • Mengungkapkan informasi pribadi kepada khalayak yang tidak membutuhkannya, dan kehilangan kendali penuh atas informasi itu, serta kemungkinan distribusi lebih lanjut (misalnya, gambar bayi yang baru lahir tersebar di Internet)
     
  • Menyebarkan informasi bisnis rahasia Givaudan (misalnya, menggunakan layanan awan seperti SlideShare untuk memungkinkan orang lain menggunakan presentasi Anda, tetapi dengan memberikan hak akses yang salah, menggunakan Jaringan Sosial publik untuk membagikan berita internal Givaudan)
     
  • Merusak reputasi Anda atau reputasi Givaudan dengan membagikan konten yang menyinggung di jejaring sosial (misalnya, mengkritik teman atau kolega di jejaring sosial)

Tip Berguna

Saat membagikan informasi, selalu berikan akses hanya ke orang yang memang membutuhkannya.

Secara rutin tinjaulah akses ke dokumen bersama Anda yang paling sensitif dan hapus akses yang tidak lagi diperlukan.


Statistik yang Mengerikan

Penyebab utama kebocoran data adalah kesalahan manusia pada pihak pelanggan.

World Wrestling Entertainment (WWE) dan Verizon telah mengungkap informasi pribadi jutaan pelanggan ketika tanpa sengaja mengonfigurasikan repositori awan mereka secara salah.

Empat tahun lalu, satu dari enam server awan Amazon dibiarkan dalam kondisi dapat diakses publik, sehingga menyebabkan terpaparnya 126 miliar berkas - banyak di antaranya yang mengandung informasi bisnis sensitif.

 

[IDG Connect]